Fajar Alfian Menjadi Sorotan Karena Makan Sambal
Fajar Alfian Menjadi Sorotan Karena Makan Sambal

Fajar Alfian, pebulu tangkis ganda putra terkemuka Indonesia, baru-baru ini menjadi sorotan usai memamerkan kegiatan kulinerannya di Surabaya, di mana ia terlihat menyantap sambal. Kejadian ini menciptakan perbandingan dengan atlet sepak bola terkenal, Cristiano Ronaldo, terutama dalam hal menjaga pola makan sebagai atlet.

Fajar Alfian bersama Muhammad Rian Ardianto, rekan duetnya, dikenal sebagai salah satu pasangan ganda putra terbaik di Indonesia, bahkan sempat menempati peringkat teratas di dunia. Namun, performa mereka belakangan ini mengalami penurunan, seringkali gagal di babak awal turnamen, meskipun menghadapi lawan yang bukan unggulan. Ini berpengaruh pada posisi mereka dalam ranking BWF, turun ke peringkat kelima dunia.

Situasi ini menjadi lebih kompleks mengingat Fajar Alfian mengalami cedera pinggang, menjelang BWF World Tour Finals yang akan dimulai pada 13 Desember 2023. Event ini penting untuk pengumpulan poin menuju Olimpiade Paris 2024. Aryono Miranat, pelatih ganda putra, menekankan pentingnya terapi untuk memaksimalkan peluang mereka di Olimpiade.

Baca juga: Alvaro Morata: Kandidat Ideal Pengganti Lewandowski di Barcelona

Fajar Alfian Kena Rujak Netizen

Namun, di tengah kondisi yang demikian, Fajar Alfian terlihat santai di Surabaya, mengikuti pertandingan bulutangkis tidak resmi dan menikmati kuliner lokal. Foto-fotonya saat menikmati sambal di Instagram Story mendapat respons variatif dari netizen. Beberapa mendukungnya, menganggap bahwa atlet juga manusia biasa dengan selera makan. Namun, banyak pula yang kritis, menyarankan agar atlet seperti Fajar menjaga asupan gizi mereka, serupa dengan Cristiano Ronaldo yang terkenal dengan disiplin dietnya.

Reaksi netizen ini mencerminkan harapan tinggi terhadap atlet profesional untuk menjaga pola makan dan kesehatan mereka. Sejumlah komentar di media sosial menyoroti perbandingan ini, dengan beberapa bahkan menyinggung atlet lain yang dikenal menjaga pola makan ketat. Kasus Fajar Alfian ini membuka diskusi tentang pentingnya disiplin gizi dalam dunia olahraga profesional, khususnya di Indonesia.

Previous articleAlvaro Morata: Kandidat Ideal Pengganti Lewandowski di Barcelona
Next articleEra Baru Chelsea: Arne Slot dan Trio Feyenoord Berpotensi Gabung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here